Sajak ini tertumpu dan terus mengalun
menyeruak dengan suara yang keras dan cadas.
seolah diburu lebai yang mendayu jelas terkumandang
merajut, menuntut batasan demi batasan
Akankah semua arus itu akan tetap mengalir
atau berhenti dan berlanjut dalam kebuntuan
dilema dan prahara
teropongkan nasip seintip
Nasip ini bukanlah nasip semua umat
yang menjinjit sakit, terbentur keras dan cadas
Biarlah berjalan walau tanpa perhitungan
benturkan stigma ini pada misteri ilahi.
Atau pada teropong nasip yang merayap mencari satu jawaban
dalam ruang misteri essensi kehidupan
kan kuraba dengan hatiku
kan kujalani dengan tekatku
walau sering menjinjit sakit terbentur keras dan cadas
Teropong nasib yang mengintip dari ribuan pertanyaan
Teropong nasib yang mengintip dari ribuan harapan
Teopong nasib yang mengintip mencari jawaban
teropong nasibyang mengintip perjalanan panjang kehidupan
by. af futhaki; Jakarta, 15 Januari 2010
TEROPONG
17.03 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar