Sajak ini kubuat di kala aku lelah
Sebuah cita-rasa pengabdian yang membungkus tulus
Diantara celoteh bibir hembusan nafas ini
Mungkin ini bagian tanda keihlasan setiap desah
Saat ini aku berusaha terus bergerak
Walau diiringi alunan nada-nada tak bijak
Dentuman suara –suara lengking mengusik
Sampai telinga ini begitu kebal pada derik-derik yang tak asyik
Kulakukan semua ini tanpa imbalan
Bersandar beningnya dasar pengabdian
Di atas lintas cahaya yang membungkus pada sesuatu yang kuanggap punya arti
Dari ribuan kisah perjalanan separuh umur ini
Dari ribuan kisah perjalanan separuh umur ini
kuyakini pada satu hak diantara persamaan kehidupan
kuhibur diri bahwa mereka tiada beda
mereka dan dia adalah hamba tiada beda denganku
begitupun aku hanyalah hamba tiada beda dengan mereka
Ketika diri ini berada ditengah keacuhan
Berharap kebaikan mendukung dari arti doa dan keikhlasan
Berharap kebaikan datang dari Pencipta Alam.
Hati, Jiwa dan raga ini bersujud hanya kepadaMu
Kepada kedua hambaMu yang telah melahirkanku
Kepada kedua hambaMu yang telah melahirkanku
Diri ini berusaha mengikuti jejak utusan-Mu
Jejak para pewaris utusan-Mu
Jejak para guru yang telah memberikan ilmu-ilmu-Mu kepadaku
Tiada tertunduk untuk selain itu...
Dalam lingkaran kepemilikanmu Tuhanku..
Tak berharap dari siapapun
Karna Engkau Tuhan Semesta Alam
Baik atau buruk, besar atau kecil, tua atau muda semua adalah kosong
Kaya atau miskin, jelek ataupun baik semua adalah kosong
Karena semua Tiada berjalan tanpa KehendakMu
Semua takkan terjadi tanpa ijinMu
Aku begini karena kehendak-Mu ya Allah.
Aku begini karena ijin-Mu ya Rabbi..
Aku begini dan saat ini karena Pemberian-Mu, Wahai Tuhan Semesta Alam.
Aku begini dan saat ini karena Kasih dan sayang-Mu
Aku begini dan saat ini! Segala Puji untuk-Mu.
Saat aku bernafas karna Engkau yang memberi nafas, maka akan kuhirup
udara ini dengan syukurku
Saat aku berjalan karna Engkau yang memberi kaki , maka akan kujalankan
dengan semangat dan syukurku
Saat ini aku berfikir karna Engkau yang memberi otak dan hati ini
sebagai pembimbingnya, maka akan kuajak berfikir otakku kearah kebaikan untuk
semua.
Saat ini aku bersemangat karna Engkaulah yang memberikan jiwa pejuang dalam darahku, maka akan kuhadapi
tantangan kehidupan dunia ini hanya kerenaMu
Sesungguhnya keselamatanku, keyakinanku, semangat
hidupku, kepasrahan mautku hanya untuk-Mu.







0 komentar:
Posting Komentar